Wihara Ekayana AramaWihara Ekayana Arama - Indonesia Buddhist Centre adalah sebuah wadah bagian dari Yayasan Triyanavardhana Indonesia yang didirikan untuk membantu pemutaran roda Dharma dengan semangat non-sektarian melalui penyediaan berbagai pelayanan dan program pembinaan spiritual berkelanjutan yang berlandaskan pada esensi pandangan dan praktik yang Buddhistik. Wihara Ekayana Arama senantiasa memiliki visi untuk mengembangkan agama Buddha dalam skala yang luas.
Renungan HarianSeorang petapa pengelana, setelah mendengar mengenai Buddha, berkelana ke segala penjuru untuk mencari Beliau. Suatu malam, ia menginap di sebuah rumah yang juga diinapi Buddha, tetapi dengan tanpa mengetahui penampilan fisik Buddha, ia tidak memperhatikan kehadiran Beliau. Pagi berikutnya ia bangun dan melanjutkan perjalanannya, masih untuk mencari Buddha. Untuk mencari kedamaian dan pencerahan tanpa pemahaman yang benar adalah seperti ini.
Oleh karena kurangnya pemahaman akan kebenaran penderitaan dan penghapusannya, semua faktor yang berhubungan dengan jalan akan menjadi salah—tekad salah, ucapan salah tindakan salah, latihan salah akan konsentrasi dan ketenangan. Kesukaan dan kebencian anda bukanlah pembimbing yang bisa diandalkan juga dalam hal ini, walaupun orang bodoh mungkin menganggapnya sebagai bahan pertimbangan yang terbaik. Yah, ini bagaikan berkelana ke kota tertentu—anda secara tidak tahu telah memulai dengan jalan yang salah, dan karena itu adalah jalan yang menyenangkan anda melaluinya dengan penuh kesenangan. Akan tetapi jalan itu tidak akan mengantarkan anda pada tempat tujuan yang anda inginkan.Ajahn Chah, Telaga Jernih di Hutan - Meditasi Pemahaman dari Ajahn Chah (1), hal. 35Selasa, 24 Maret 2026
Oleh karena kurangnya pemahaman akan kebenaran penderitaan dan penghapusannya, semua faktor yang berhubungan dengan jalan akan menjadi salah—tekad salah, ucapan salah tindakan salah, latihan salah akan konsentrasi dan ketenangan. Kesukaan dan kebencian anda bukanlah pembimbing yang bisa diandalkan juga dalam hal ini, walaupun orang bodoh mungkin menganggapnya sebagai bahan pertimbangan yang terbaik. Yah, ini bagaikan berkelana ke kota tertentu—anda secara tidak tahu telah memulai dengan jalan yang salah, dan karena itu adalah jalan yang menyenangkan anda melaluinya dengan penuh kesenangan. Akan tetapi jalan itu tidak akan mengantarkan anda pada tempat tujuan yang anda inginkan.Ajahn Chah, Telaga Jernih di Hutan - Meditasi Pemahaman dari Ajahn Chah (1), hal. 35Selasa, 24 Maret 2026
