Pimpinan

Loading
loading..

Y.A. Mahasthawira Aryamaitri
Kepala Wihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre

Y.A. Arya Maitri

Bhante Aryamaitri saat ini menjabat sebagai Kepala Wihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre, sekaligus juga merupakan sesepuh Sangha Agung Indonesia (Sagin) dan Vice President World Buddhist Sangha Council (WBSC). Beliau ditahbiskan sebagai biksu menurut tradisi Therawada pada tahun 1984 oleh mendiang Mahabiksu Ashin Jinarakkhita, kemudian beliau juga menerima penahbisan secara Mahayana di Penang, Malaysia dari mendiang Mahabiksu Pai Sheng yang semasa hidupnya menjabat sebagai Ketua World Buddhist Sangha Council (WBSC). Bhante Aryamaitri adalah anggota Sangha Agung Indonesia yang berjasa besar dalam membangkitkan semangat Buddhayana baik di kalangan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) maupun di kalangan generasi muda. Setelah empat tahun berkeliling di Sumatera bagian Utara, sejak tahun 1989 beliau terpilih sebagai Maha Lekkhanadikari (Sekjen) Sangha Agung Indonesia dan melakukan pembinaan maupun penataan organisasi Buddhayana untuk seluruh wilayah Indonesia. Banyak MBI Tk. I maupun MBI Tk. II baru yang terbentuk atas petunjuk beliau. Ketika menghadapi kemelut Walubi Tahun 1994, dibawah bimbingan dan petunjuk mendiang Bhante Ashin Jinarakkhita, Bhante Aryamaitri-lah yang berada di garda terdepan sebagai ujung tombak, sehingga Sagin dan MBI tetap utuh dan eksis di seluruh wilayah tanah air hingga sekarang ini.

Y.A. Thera Dharmavimala
Wakil Kepala Wihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre

Bhante Dharmavimala Thera selain menjabat sebagai Wakil Kepala Wihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre, beliau juga merupakan sesepuh Sangha Agung Indonesia. Beliau ditahbiskan sebagai biksu oleh mendiang Mahabiksu Ashin Jinarakkhita di Wihara Sakyawanaram Pacet pada tanggal 23 April 1992, beliau juga berguru kepada mendiang Mahabhiksu Yuen Co, seorang biksu ternama di China yang merupakan sesepuh Guang Hua Monastery, di Pu-Tian, Provinsi Fujian, RRC. Penataan organisasi-organisasi Buddhis di lingkungan Buddhayana tidak terlepas dari peran aktif Bhante Wim (demikian beliau disapa oleh murid-muridnya), melalui tangan dan pemikiran beliaulah manajemen organisasi-organisasi Buddhis di lingkungan Buddhayana ditata dengan rapi dan solid. Bhante juga merupakan pendiri Penerbit Karaniya, melalui peran aktif beliaulah sehingga Penerbit Karaniya dapat menerbitkan buku Buddhis terbanyak di Indonesia dan tersebar di seluruh Nusantara, sehingga menerima piagam penghargaan MURI (Museum Rekor Indonesia) atas prestasi sebagai “Penerbit Buddhis Yang Paling Produktif di Indonesia”, sejak didirikan pada tahun 1989. Atas peran beliau pula berdiri Penerbit Dian Dharma, yang menfokuskan pada penerbitan buku dan CD/VCD/DVD yang dibagikan secara cuma-cuma ke seluruh Indonesia. Saat ini beliau bersama Bhante Aryamaitri, saudara seperguruan sekaligus kakak kandung beliau, memimpinWihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre untuk menjadi pusat Dharma yang representatif bagi perkembangan agama Buddha di Indonesia.

Layout mode
Predefined Skins
Custom Colors
Choose your skin color
Patterns Background
Images Background